Rabu, 26 Oktober 2011

Born to be myself

Allah SWT menciptakan hambaNya dengan karakter, fisik, pemikiran yg berbeda. Hal itulah yg mendorong munculnya istilah “Be Yourself”. Ya menjadi diri sendiri merupakan hal yg baik. Dengan segala kekurangan dan kelebihan yg kita miliki sudah sepatutnya bersyukur dan lakukan dengan hati ap yg kita percaya.
Namun, menjadi diri sendiri bukan berarti menutup mata telinga hati dari sekitar. Banyakhal-hal  yg mungkin kita belum tahu dan paham sehingga saran dan kritik dr org sekitar perlu juga utk memaksimalkan makna “Be Yoursellf” it sendiri. Tidak ada ruginya kn memperbaiki sikap, kelakuan, perkataan, bahkan pemikiran kita yg kurang tepat u/ menjadi pribadi yg maksimal.
Ada juga istilah “Born This Way”. Istilah ini memang tepat sbg jawaban dr segala pertanyaan runcing mengenai diri kita “mengapa kau hitam?” “mengapa kau pendek?’ “mengapa ini?’ “mengapa itu?” jawabanya “Aku lahir seperti ini”.
Ini bagus krn memicu kepercayaa diri bagi kaum minoritas, kaum yg terbuang dan disisihkan bagai sampah. Namun, gawat jadinya jika istilah ini menjadi alas an utk perbuatan2 yg memang sudah dilarang olehNya. Contohnya, Mabuk, zinah, rampok, korupsi, homoseksual, dsb. Apakah relevan jika mereka menyebut dirinya “Aku lahir seperti ini” ? tentu saja tidak. Allah SWT sudah menetapkan apa yg boleh apa yg tidak, apa yg halal apa yg haram, Jadi sudah kewajiban kita untuk mengikuti jalur yg sudah ditetapkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar