Allah SWT menciptakan hambaNya dengan karakter, fisik, pemikiran yg
berbeda. Hal itulah yg mendorong munculnya istilah “Be Yourself”. Ya
menjadi diri sendiri merupakan hal yg baik. Dengan segala kekurangan dan
kelebihan yg kita miliki sudah sepatutnya bersyukur dan lakukan dengan
hati ap yg kita percaya.
Namun, menjadi diri sendiri bukan berarti
menutup mata telinga hati dari sekitar. Banyakhal-hal yg mungkin kita
belum tahu dan paham sehingga saran dan kritik dr org sekitar perlu juga
utk memaksimalkan makna “Be Yoursellf” it sendiri. Tidak ada ruginya kn
memperbaiki sikap, kelakuan, perkataan, bahkan pemikiran kita yg kurang
tepat u/ menjadi pribadi yg maksimal.
Ada juga istilah “Born This
Way”. Istilah ini memang tepat sbg jawaban dr segala pertanyaan runcing
mengenai diri kita “mengapa kau hitam?” “mengapa kau pendek?’ “mengapa
ini?’ “mengapa itu?” jawabanya “Aku lahir seperti ini”.
Ini bagus
krn memicu kepercayaa diri bagi kaum minoritas, kaum yg terbuang dan
disisihkan bagai sampah. Namun, gawat jadinya jika istilah ini menjadi
alas an utk perbuatan2 yg memang sudah dilarang olehNya. Contohnya,
Mabuk, zinah, rampok, korupsi, homoseksual, dsb. Apakah relevan jika
mereka menyebut dirinya “Aku lahir seperti ini” ? tentu saja tidak.
Allah SWT sudah menetapkan apa yg boleh apa yg tidak, apa yg halal apa
yg haram, Jadi sudah kewajiban kita untuk mengikuti jalur yg sudah
ditetapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar