Jumat, 28 Desember 2012

NGEKOR vs PRINSIP

Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai kelebihan dan kelemahan yang berbeda. Tuhan juga menciptakan manusia dengan sifat, fisik, karakter, dan latar belakang yang berbeda. Kita terlahir dengan bakat, selera dan kesuakaan yang berbeda. Hal itulah yang menjadikan hidup berwarna. Kita jadi dapat mengerti dan belajar dari perbedaan-perbedaan itu Namun perbedaan itu tetap dipandang sama oleh-Nya. Mengapa? karena kita diciptakan oleh Sang Pencipta yang sama.

Mengingat Tuhan pun memandang kita sama, lalu pertanyaan pun muncul "mengapa kita saling menyipitkan mata melihat satu sama lain?". Ya, tidak usah mengelak bahwa perbedaan-perbedaan diantara kita menimbulkan kesenjangan tersendiri. Mau antarsuku, antar daerah, antar negara atau bahkan dari wadah yang paling sederhana, keluarga. Namun saya tidak akan membahas lebih jauh mengenai perbedaan ini.

Kali ini saya akan membahas mengenai maraknya orang-orang yang me-NGEKOR orang lain. Saya tidak mengerti juga kapan dan bagaimana awalnya fenomena ini muncul. Yang pasti ini sungguh ironis.
Bagaimana tidak? masyarakat kita seolah-olah kehilangan jatidiri mereka. Mereka hanya terus mengekor orang lain dengan alasan hal itu baik menurut anggapan mereka.Ketika globalisasi tidak dapat dibendung lagi, budaya yang masuk tidak dapat disaring sehingga masyarakat kita seakan terhanyut kedalamnya.

Contoh kecil saja mengenai fenomena '"jersey bola" yangs sedang in sekali dikalangan masyarakat kita. Ya, kaos bola dengan berbagai macam tim kini tersedia dimana saja. Mulai dari toko grosiran sampai toko online. Saya mensyukuri akan hal ini karena ini merupakan peluang bisnis yang bagus. Banyak dari teman saya yang mendapat keuntungan dan pengalaman berbisnis dari jersey bola ini.

Namun, terselip fenomena kecil yang cukup menarik. Ketika para perempuan dengan penuh semangat kilat ikut meramaikan pangsa pasar jersey bola. Kilat karena dengan sekejap tiba-tiba mereka sangat akrab dengan olahraga sepak bola. Memang banyak juga perempuan yang menyukai sepak bola dan saya tidak mempermasalahkan hal itu.

Namun bagi mereka yang mendadak terhanyut dalam euforia sepak bola itulah yang menjadi permasalahan. Saya tidak ingat sejak kapan teman-teman saya yang tidak menyukai sepakbola tiba-tiba menyukai sepak bola dan  berkomentar mengenai hal itu dengan sangat terampil. Saya tidak ingat sejak kapan mereka dengan bangganya memakai jersey bola tim yang mereka dukung walaupun pengetahuan mereka masih dipertanyakan.

Saya termasuk orang yang biasa saja terhadap sepak bola dan tidak memiliki ketertarikan kepada hal itu. Jadi, saya paham mana mereka yang benar-benar fans sepak bola dan mana yang hanya me-NGEKOR. Ini hanya persoalan selera bukan? jikalau persoalan sederhana ini saja sudah mengekor bagaimana nantinya dengan persoalan yang krusial?. Ah, mungkin saya terlalu serius, bisa saja mereka yang mengekor itu hanya bersenang-senang mengikuti keadaan yang ada.

Namun, bagaimana kabarnya dengan 'prinsip'? bukankah setiap orang memiliki hal itu?. Prinsip yang membedakan kita dengan orang lain, prinsip yang muncul membiaskan jati diri kita. Kemana semua itu?. Manusia memang harus bisa beradaptasi dengan lingkungan dan perubahan namun adaptasi tanpa adanya prinsip dari masing-masing pribadi, apakah akan membawa suatu yang lebih baik? Bijaknya kita sudah mengetahui jawaban apa yang bsia kita sepakati.untuk hal itu.

Senin, 28 Mei 2012

Lady Gaga's concert in Indonesia is just fading dreams

 I"'M BEAUTIFUL IN MY WAY 'CAUSE GOD MAKES NO MISTAKES I'M ON THE RIGHT TRACK BABY I WAS BORN THIS WAY"

 #BTWBallGBK sudah menghitung hari. Saya sudah mempersiapkan kostum khusus untuk konser nanti. Perasaan saya menggebu2 cepat2 ingin ke tanggal 3juni. Namun, Mimpi itu (belum) menjadi nyata.
Pertama kali saya mengetahui berita batalnya konser lady gaga. saya langsung lemes seketika. Berita ini sudah resmi dan itulah yang membuat saya makin sedih. Saya tunggu beberapa saat, barulah promotor @bigdaddy mengeluarkan statement resmi melalui akun twitternya. Saya benar-benar sedih. Ini bukan persoalan apakah uang tix akan dikembalikan atau tidak tapi ini soal seorang fans yang ingin bertemu dengan idolanya.

Seorang fans yang ingin bernyanyi, menari, teriak2 dengan lil monsters lainya bersama sang Mother Monsters. Lebih lanjut lagi, saya teringat tweet dan video @ladygaga yang berterimakash kepada fans nya di Indonesia dan berjanji akan datang ke Indonesia.Namun ini semua bukan salah @ladygaga ataupun promotor. Semua terjadi karena terlalu sempitnya pemikiran mereka yang melakukan protes dan mengancam kekerasan. Lady Gaga sosok fenomenal yang memang bukan hanya di negara kita di protes tapi di banyak negara dia juga di protes tapi konser tetap berjalan. kenapa? karena tidak ada ancaman kekerasan.
Born This Way Ball at Japan
Saya menghargai pendapat mereka yang mengatakan lady gaga itu selalu mengenakan pakaian yang bertolak dengan budaya kita. Saya juga sangat menghargai kekhawatiran mereka akan moral kita yang menonton lady gaga. Namun, mereka tidak melihat betapa dermawan nya dan perjuangannya memberi semangat u/ penderita HIV dan korban bully. Biarlah kami menikmati momen berharga yang sudah kami tunggu2 bertahun2. Izinkanlah kami bertemu dengan inspirator kami hanya selama 2jam.


Born This Way Ball at Japan


Ya.. sekarang mau gimana lagi? pihak lady gaga telah membatalkan konser dan tidak ada yang bisa merubahnya. Hanya satu yang tetap akan terjadi bahwa kami little monsters akan terus mengidolakan mother monster, akan terus belajar darinya. akan terus menikmati karya-karyanya. Lady Gaga mengajarkan kebebasan berekspresi, mengajarkan bahwa menjadi beda itu bukan masalah, mengajarkan bahwa nikmat Tuhan itu sudah sepatutnya disyukuri.

Perasaan saya mulai membaik saat @ladygaga berkomentar melalui akun twitter ny @ladygaga

"We had to cancel the concert in Indonesia. I'm so very sorry to the fans & just as devastated as you if not more. You are everything to me"

"I will try to put together something special for you. My love for Indonesia has only grown. #GagaSendsLoveToJakarta and all its people."

Bagaimana bisa kalian memanggil wanita lembut dengan sebutan "setan" yang ketika kalian menghujat, dia malah memberi cinta?

Kekhawatiran saya hanya satu, ketika Indonesia sebuah negara yang (masih-terus) berkembang bisa membatasi seseorang yang masuk dalam 100 orang paling berpengaruh maka jangan gigit jari saat musisi atau siapapun orang Indonesia dipersulit atau dilarang berkarya di negara lain. Saya tidak mengharapkan hal itu terjadi tapi ya kita lihat saja.

Sabtu, 25 Februari 2012

Buah Manis dari Kesabaran

Hai kawan!
kali ini saya akan berbagi pengalaman mengenai kesabaran.
sekitar tgl 5feb saya pergi ke semarang utk mengurus KRS (Kartu Rencana Studi) sekaligus konsultasi mengenai mata kuliah utk semester 2 dengan dosen wali saya (bernama Pak Lubis).
Hari pertama :
datang ke kampus dan berharap urusan cepat selesai. saya dan teman2 mulai menyusun rencana mata kuliah yg akan diambil dan menunggu giliran antrian utk konsultasi. Namun, kurang beruntungnya saya, belum sampai giliran saya, sang Dosen sudah beranjak pergi.

Hari Kedua :
Kali ini saya datang kekampus hanya bertiga dengan teman saya. Saya janjian dengan beliau jam 09.00 wib. ketika sampai diruangan dosen, beliau terlihat keluar ruangan. saya berfikir sih hanya sekedar ke toilet. Namun satu jam saya tunggu beliau tidak kembali. Alhasil, saya coba untuk sms beliau, dan ternyata  balesanya sedikit bikin lemes "saya lagi nyelayat bekas ibu kost saya". kenapa bikin lemes? Pertama, saya udh nunggu hampir satu jam lebih. Kedua, Beliau itu bisa dibilang sudah tua, lalu berapa umur ibu kostnya saat meninggal?. Saya memutuskan pulang dan (lagi) tanpa hasil.

Sampai di kostan, saya sempat berfikir untuk pulang saja hari ini. Ya, karena memang saya janji utk sebentar saja disini (masih ingin liburan). Namun, saya ingat kata2 Kakak saya "Urus dulu sampai selesai, baru pulang". Akhirnya, setelah saya sholat dan berdo'a saya memutuskan untuk menyelesaikan urusan ini baru kemudian pulang.

Hari Ketiga :
Saya sendirian ke kampus. benar2 sendirian!! teman2 saya capek bolak-balik ke kampus. Syukurlah kali ini membuahkan hasil, Pak Lubis ada di ruangan dan saya mulai konsultasi. Beliau orang yang  detail dan teliti, mungkin jika belum kenal kesanya serem dan galak tapi sebenernya kalo menurut saya dia itu baik dan tegas. alhasil urusan utk pengisian KRS selesai dan matakuliah saya langsung disetujui.

Hari Keempat :
Hari ini saya balik ke kampus lagi meminta ttd Pak Lubis utk KRS saya. Setelah selesai di ttd, malamnya saya langsung meluncur pulang ke Bekasi. Sepanjang perjalanan saya jadi paham mengenai buah manis dari kesabaran. Coba jika saya langsung pulang sedangkan urusan belum selesai, saya jadi harus bolak balik bekasi-semarang-bekasi-semarang hhe. Betapa Allah Swt benar2 bersama orang2 yang sabar.

sekian pengalaman saya, semoga bermanfaat ya kawan!

Selasa, 31 Januari 2012

NFQ2 : " Cerdas, Menggugah selera sedekah


Assalamu’alaikum wr.wb
Hai kawan! 
Kali ini saya akan membahas buku “ Notes From Qatar 2” yg merupakan lanjutan dari “Notes From Qatar” karya dari pemuda super Muhammad Assad. Kali ini Bang Assad menamakan formula baru di NFQ2 ini dengan 3H’s : Honest, Humble, Helpful.

NFQ2 tak jauh beda dengan buku sebelumnya, membahas tentang pengalaman2 Assad selama kuliah di Qatar. Namun, disini Assad menyelipkan banyak #SSS (Sedekah Super Story) yang berasal kiriman dari para pembaca bukunya. Cover NFQ2 lebih terlihat mewah. Balutan warna hitam pekat dengan tekstur ukiran2 halus dengan paduan warna emas dan putih. Jumlah halaman pun lebih banyak menandakan banyak topik2 seru yg di bahas. Sama seperti halnya NFQ, NFQ2 memiliki alur yang sederhana, konsisten, dan rapih. Gaya bahasa yang diutarakan Assad sangai baik dan mudah dimengerti. Cerita2 sedekah dari para pembaca menambah butiran2 inspirasi yg bisa kita petik dari sini. Assad juga tak lupa memasukkan hadist-hadist sehingga apa yang diutarakan memiliki bukti pasti.

Saat mulai membaca, tak kesulitan untuk menemukan chemistery.  Apalagi ini bukan buku berseri, sehingga tidak perlu membaca buku sebelumnya untuk memahami NFQ2.  Dengan menyelipkan cerita2 sedekah di tengah2 topik utama, membuat kita tidak bosan. Topik yang saya sangat suka adalah “ Sabar itu (gak) ada batasnya”. Disana dibahas lengkap mengenai kesabaran. 
“Sesungguhnya akan kami berikan cobaan kepada kamu sekalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah (2):155)

Singkat kata NFQ2 itu : “Cerdas, Menggugah Selera Bersedekah”

Akhirnya, saya ucapkan teriamkasih Bang Assad atas inspirsarinya lewat buku NFQ2. Selamat atas kelulusan S2 Islamic Finance di Qatar dan semoga tetap menginspirasi kita semua dengan karya2 selanjutnya.
Wassalamu'alaikum wr.wb

follow twitter  Bang Assad utk update-an super! @MuhammadAssad
kunjungi juga blog ny : www.muhammadassad.wordpress.com

Kamis, 26 Januari 2012

Suguhan Sedekah Luar Biasa #NFQ

assalamu'alaikum wr.wb.
Hello kawan, kali ini saya akan membahas tentang buku karya Muhammad Assad : Notes From Qatar.
Saya mendapat rekomendasi untuk membaca buku ini dari sahabat saya.   
Well, langsung aja.

Notes From Qatar merupakan jenis buku motivator karya Muhammad Assad mahasiswa S2 di Qatar. Dia asli orang Indonesia yg mendapat beasiswa di Qatar. Buku ini merupakan aplikasi dari blog miliknya (muhammadassad.wordpress.com). Tulisan-tulisan di blognya itu dikumpulkan dan dijadikan buku. Cerita-ceritanya berisi tentang isu-isu global,  syari’ah Islam dan  berbagai  keajaiban dari sedekah. Isi buku ini merupakan pengalaman-pengalaman dari sang penulis sendiri selama tinggal di Qatar (Itu kenapa judul buku ini Notes From Qatar (Catatan dari Qatar)). Sudah banyak memang buku2 bergenre seperti ini tapi NFQ ini beda! Kenapa?. 

Pertama, status Muhammad Assad sebagai mahasiswa menjadikan dia mengerti keadaan kita (mahasiswa) sehingga cerita yang dituturkan pas banget. Kita serasa merasakan pengalaman-pengalaman yg dialami oleh Bang Assad. Jadi tidak menggurui. 

Kedua, gaya bahasanya “masa kini banget deh” maksudnya tidak berbelit belit, singkat, padat namun aliranya pas. Setiap cerita yang dituturkan santai namun bermakna.

Ketiga, walau cerita-cerita yang disuguhkan mengenai macam-macam hal yg diraih sang penulis namun tidak menunjukkan rasa kesombongan sama sekali. Justru Bang Assad menyampaikan segala macam hal itu dengan baik sehingga kita malah dapat mengikuti dia dengan mudah.

Keempat, Bang Assad selalu menyelipkan hadist-hadist disetiap certanya. Jadi sebagai mahasiswa kita dapat mendalami agama Islam tanpa harus merasa risih.

Di zaman seperti ini, banyak orang yang memerlukan motivasi untuk bergerak maju. Terlebih mahasiswa sebagai agen perubahan dan penerus bangsa perlu menanamkan sifat kritis, pantang menyerah dan tanggungjawab. Bang Assad mengajarkan hal itu semua. Bagaimana caranya kita memperluas pergaulan, bagaimana cara untuk terus berusaha dan berdo’a dan yang menjadi poin utama adalah bagaimana kita menanamkan sedekah menjadi agenda wajib kita sehari-hari.

follow twitternya : @muhammadassad

xoxo 
originaly posted by febryansyah 
Wassalamu'alaikum wr.wb.